Alur Cerita One Piece 710

Alur Cerita One Piece 710


Sebelumnya di : One Piece 709

"Katakan aku lokasinya ada di mana, aku akan langsung menghancurkannya!!" ucap Franky.
"Tidak bisa!! Pertama-tama, kita harus menyelamatkan pekerja yang ada d sana!!" ucap si boneka. "Taktik kami sangatlah penting. Itu juga akan membawa kehancuran bagi negara ini. Kalau kau punya keberanian untuk berdiri melawan Doflamingo, aku akan memberitahumu semua mengenai negara ini, Dressrosa!!"
Kirimkan Ini lewat Email

One Piece Chapter 710 - Menuju Green Bit
Teks Version by www.Beelzeta.com

Scene kemudian beralih menuju tim pertukaran sandera, tempat Law, Robin, Usopp, dan tentunya Caesar Clown berada. Kelompok itu kini sedang berada di jembatan besi baja menuju Green Bit, dan waktu sebelum pertukaran dimulai tinggal 45 menit lagi...

"Gyaaaahhhh!!!!!!!" teriak Usopp dan Caesar saat seekor ikan petarung, sesosok ikan raksasa berbentuk banteng membentur dinding jeruji jembatan itu hingga rusak.




"Me-mereka datang!!!!!! Dinding jeruji besinya benar-benar tak bisa diandalkan!!!!" duo Usopp dan Caesar benar-benar ketakutan saat itu.

"Saat mereka mengatakan ikan petarung, aku benar-benar berpikir kalau yang mereka maksud itu ikan..." ucap Robin. "Ya itu memang ikan kan.." ucap Law. "Ikan apanya woi!!!" bentak usopp. "Mahluk itu tak ada bedanya dengan monster laut!! Mereka itu monster!!!" lanjut Caesar.



"Bukan masalah besar kan, aku yakin kalian bisa mengatasinya.." ucap Law dengan tenang. "Kaulah yang seharusnya mengatasinya!! Kau ini Shichibukai kan!!" bentak Usopp. "Aah, aku sedang tak bisa bertarung.." ucap Law.

"Gyaahh!!! Monster-monster itu datang lagi!!!!" terpaksa Usopp pun melancarkan serangannya. Usopp menembakkan suatu bibit dari salah satu koleksinya. "Gyaaahh!!! Ada lagi yang datang dari sisi lainnya!!!"



"Mille Feuille, Giganto Mano!!!" Robin mengurus yang satunya. Usopp dengan bibit peledak berbentuk tengkoraknya, sementara Robin dengan tangan raksasanya. "Pertunjukkan yang bagus.." ucap Law. "Diam kau!!!!" teriak Usopp. Mereka berempat kini berlari karena ikan-ikan raksasa berkepala banteng itu terus menyerang jembatan.



"Kalian pikir berapa banyak ikan di sini!!?? Ini itu sekolah, kalian tahu!! Ayo kita lari saja!! Tak akan ada habisnya kalau kalian terus melawan!!" teriak Caesar.

"Ribut sekali.." ucap law, dan kemudian meminta pada Usopp. "Lepaskan borgol Caesar, biarkan dia juga ikut bertarung!!"

"Eeeh!!!? Kalau aku melakukannya, dia akan kabur!!" ucap Usopp. "Tak akan, dia tak mungkin melakukan itu!!" Law sudah memegang jantung Caesar untuk jaga-jaga kalau dia berbuat macam-macam. "Eehh!? Jantungku!!" teriak Caesar.



"Sial!!! Kau pasti tak akan bisa mati tenang!! Berani-beraninya kau memperlakukan ilmuan jenius sepertiku layaknya budak!!" teriak kesal Caesar. Namun pada akhirnya, ia tak bisa melawan dan ikut bertarung. "Gas Tea You!!!!" Caesar menyerang dengan tembakkan gas dari mulutnya.

"Whooahhh!!! Dahsyat sekali!! Seperti yang diduga dari kriminal seharga tiga ratus juta!!" ucap Usopp. "kau sendiri kenapa tak ikut bertarung, hah!!?" bentak Caesar ke Law.

"Semakin kugunakan, kekuatanku akan semakin berkurang!!" ucap Law. "Aku harus menyimpan tenagaku untuk perjalanan kita, mengerti!!?? Meskipun sedikit, aku harus terus menyimpannya!! Musuh kami adalah Doflamingo, kau tahu itu kan!!" jelas Law.



"Jadi Law berencana untuk melawan Doflamingo dengan kekuatan penuh ya??" pikir Caesar. "Ini buruk!!!!" teriak Usopp. Tiba-tiba saja, gerombolan ikan petarung menyerang bagian jembatan di depan mereka hingga jembatannya roboh.

"Jembatannya dirusak!! Dan kita tak bisa melihat sisi lainnya dengan kabut yang tebal itu!! Ikannya juga datang dari depan!! Kita tak boleh membiarkan mereka menghancurkan jembatannya lebih dari ini!!!"



Grabbb!!!!! Tiba-tiba saja suatu jaring raksasa muncul dan menjaring ikan yang hendak menyerang dari depan itu. Si ikan tentu saja kaget diserang tiba-tiba saja seperti itu, apalagi Usopp dan yang lainnya. Mereka sama kagetnya.

Grabbb!!!!! Tiba-tiba saja suatu jaring raksasa muncul dan menjaring ikan yang hendak menyerang dari depan itu. Si ikan tentu saja kaget diserang tiba-tiba saja seperti itu, apalagi Usopp dan yang lainnya. Mereka sama kagetnya.



"Cepat, tarik!!!!" teriak suatu suara misterius. "Kita mendapatkannya!! Kita mendapatkannya!! Ayo dapatkan tenaga baru dengan memakan ikan rebus!!" teriak suara-suara misterius itu lagi. "Ya!! Tarik terus!!!"

Tebalnya kabut di depan membuat Law dan yang lainnya tak mampu melihat siapa, atau apa yang telah melesatkan jaring dan menangkap ikan itu. "Suara siapa itu??" Robin bertanya-tanya. "Mungkinkah mereka penduduk pulau ini??"



"Tunggu!! Bukankah ini pulau tanpa penduduk??" ucap Usopp. Kemudian, Usoop berteriak. "Hoi!!! Ap ada seseorang di sana!!??? Kami tak bisa lewat!!!"

Mendengar teriakan itu, mereka malah mempercepat penangkapan ikan. "Stt, itu suara manusia, cepat tarik ikannya!! Ayo cepat!!" entah mahluk apa itu, yang jelas tak lama setelahnya mereka menghilang tanpa jejak.



Bagian tengah jembatan roboh, dengan kata lain Law dan yang lainnya tak bisa lewat. Namun, mereka tak kehabisan akal. Law meminta Caesar untuk menggunakan gasnya dan membuat balon udara untuk bisa terbang melewati jembatan yang runtuh itu.

"Sialan kau Law!! Aku akan mengingat ini!!" teriak Caesar.
"Cepat terbangkan kami menuju pulau itu.." ucap Law.

"Jangan memaksaku begitu!! Aku harus menerbangkan tiga orang, kau pikir berapa banyak tenaga yang kuperlukan untuk melakukan ini!!? Aku ini sandera yang penting, kau tahu!!" bentak Caesar.



Tak lama setelahnya, merekapun sampai di pulau itu. "Haah, haah... akhirnya kita sampai.." ucap Caesar sambil ngos-ngosan. "Kelihatannya belum ada yang datang kemari sebelumnya.." ucap Robin. "Pantai pulau ini dipenuhi oleh rongsokan kapal yang hancur akibat ikan-ikan itu.."



"Jejak ikan yang terseret tadi hilang sampai sini... siapa sebenarnya yang tadi itu??" Law masih penasaran dengan sosok-sosok misterius yang menangkap ikan tadi itu.

"Tapi hei, coba lihat itu..." Usopp melihat ke arah pulau. "Ini adalah hutan yang tak menyembunyikan keliarannya!!!"

"Hei Joker!!! Ini aku!!! Ayo cepat ambil aku!!!" teriak Caesar. Akhirnya mereka sampai di pulau tanpa polusi yang terletak di bagian Utara Dressrosa, Green Bit.



"Jadi ini ya Green Bit itu.." ucap Usopp. "Apa-apan semua tumbuhan Humongous ini.."
"Pantai tenggara pulau ini ada di sana, kita akan melakukan pertukaran pada jam 3" ucap Law.

"Hei lihat, di sebelah sana!!!" teriak Usopp sambil menujuk ke suatu arah. "Bukankah itu kapal angkatan laut!!!???" tampak sebuah kapal laut besar tersangkut di antara tumbuhan-tumbuhan raksasa Green Bit.

"Bagaimana bisa sampai seperti itu!!??" mereka bertanya-tanya.



Robin menggunakan teropongnya, dan kemudian melihat ke arah sekitar. Ia lalu menemukan sebuah dahan yang terpotong, dan dahan itu masih meneteskan lendir. "Kelihatannya dahan itu baru saja ditebang.." ucap Robin.

"Eeehh!??"

"Kelihatannya kapal itu juga baru-baru ini sampai di sini.." ucap Robin lagi. "Kapalnya sendiri tak separah yang kupikir seharusnya bisa terjadi.."



"Kapal itu bisa melewati ikan-ikan tadi dan sampai di sini!? Cuma masalah waktu sampai angkatan laut sampai di tempat ini!!!" teriak Usopp. "Eeeh!!!?? Apa artinya informasi tentang pertukaran ini sudah bocor!!??"

"Jangan keras-keras!! ilmuan bodoh!!!" teriak Usopp.
"Aku juga punya harga di kepalaku!! Kalau boss, Joker berhenti menjadi Shichibukai, maka tak ada yang bisa melindungiku lagi!!" ucap Caesar.

"Kalau aku berkeliaran di pulau yang ada angkatan lautnya maka..."
"Hei, tunggu!!! Joker juga cuma bajak laut biasa kan sekarang!!??"

"Ada apa, Law?? Kelihatannya wajahmu muram.." ucap Robin. "Aku tak menduga ini sama sekali... Bagaimana mungkin aku membuat angkatan laut bergerak.." Law ingat kalau saat itu ia sempat memberitahu Smoker kalau ia akan pergi menuju Green Bit.

"Pertukaran ini tidak sah!! Ayo batalkan saja!!!" teriak Caesar. "Angkatan laut juga adalah musuhku, karena bagaimanapun aku sudah bekerja sama dengan Topi Jerami.." ucap Law.



"Lima belas menit lagi.. Aku butuh kemampuan intel dan penembak jitu kalian untuk membantu.." ucap Law. "Kita masih belum tahu siapa saja yang ada di sini. Kalau kalian menemukan sesuatu yang aneh, segera komunikasikan.."

"Aku mengerti!!" ucap Usopp.

Setelahnya, Usopp dan Robin pergi untuk mencari informasi. Sementara, waktu yang tersisa sebelum pertukaran adalah.. empat belas menit.



"Ro-Robin, hutan ini berbahaya!! Tunggu, jangan jauh-jauh dariku!!" ucap Usopp. "Siapa yang di sana itu!!??? Apa kalian kelompok Topi jerami!!??" tiba-tiba saja terdengar suatu teriakan.

"Ki-kita ketahuan!!?" pikir Usopp. Namun, mereka berdua terus bersembunyi.

"Bukan!! Ini aku, Leo!!" ucap suara lainnya. Ternyata, itu adalah kumpulan pasukan angkatan laut, mereka sedang berbicara dengan seseorang, namun bukan Usopp dan Robin. Selain kelompok Law dan angkatan laut, tampaknya ada kelompok lain di sana.

"Dimana kau bersembunyi!?? Keluarlah!!!" teriak orang-orang dari angkatan laut.



"Angkatan laut!! Tapi, dengan siapa mereka berbicara??"
"Kelihatannya mereka sudah tau kita ada di sini.." bisik Robin.

"Kalian itu orang baik atau jahat!???" teriak suara misterius pada para angkatan laut. "Kami adalah angkatan laut!! Kami adalah pelindung masyarakat, jadi tentu saja kami orang baik-baik!!"

"Kalau begitu, berikan senjata kalian pada kami!!" pinta suara misterius.
"Mana mungkin kami memberikannya!! Tunjukkan dirimu!!!"
"Kami punya tugas!!" ucap angkatan laut itu lagi.



Dan tiba-tiba, dengan sangat cepat sesuatu terjadi. "Gyaaaaa!!!!" para angkatan laut tadi berteriak, dan kini mereka telah dalam keadaan telanjang. Tampaknya dengan sangat cepat, sosok misterius itu berhasil merampas seluruh pakaian angkatan laut.

"Kita semua telanjang!!!!"
"Apa-apaan hutan ini!!!???"



Para angkatan laut berlari. Sementara, samar-samar bayangan sosok misterius itu masih terlihat. Robin tak mau membiarkannya lolos begitu saja. Kemudian.. "Mille Feuille, Campo de Pro-Wrestle!!!"



Robin menciptakan hamparan tangan yang mengejar sosok itu. Hingga akhirnya, Robin berhasil menangkapnya. "Waah!! Kabu-san!!" teriak suara misterius.

"Aku mendapatkannya!!" ucap Robin.
"Tolong!! selamatkan kami!!" teriak suara misterius.
"Kabu-san!!!"

"Ini... mereka seperti... kurcaci!!" ucap Robin.
"Eeeehhh!!???" Usopp kaget.



Bersambung ke One Piece Chapter 711


Sumber : http://www.beelzeta.com
Anda sedang membaca artikel tentang Alur Cerita One Piece 710 dan anda bisa menemukan artikel Alur Cerita One Piece 710 ini dengan url http://barqahs.blogspot.com/2013/05/alur-cerita-one-piece-710.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Alur Cerita One Piece 710 ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Alur Cerita One Piece 710 sebagai sumbernya.

Related Post


Category Article ,

2 Responses to “Barqahs Blog”

What's on Your Mind...

Google+ Followers

Follow by Email

Copyright © 2013 Barqahs BlogShare For Tricks Blog | Template Blog | CSS | JQuery | Alur Cerita Naruto | Alur Cerita Bleach | Alur Cerita Fairy Tail | Alur Cerita One Piece. Design by Gudang Blog.